Text
STEMBAKA PUSTAKA
Penilaian
0,0
dari 5Marajo
"Aku memahami kedudukanmu, Dipang, Namun, sebagai saudara dan putra Iskandar Zulkarnain, aku pantas menyadarkan engkau genggam sekarang tidaklah mutlak. Justru, karena itu, gunakanlah kekuasaan yang ada di tanganmu untuk rakyatmu, rakyat Cina." *** Selepas wafatnya Iskandar Zulkarnain, pemberontakan terjadi di wilayah-wilayah kekuasaannya. Pemberontakan itu mengancam jiwa dan kehormatan Putri Kandausia, selir kesayangan Iskandar Zulkarnain. Beserta ketiga anaknya, Olif, Difang, dan Marajo, sang putri meninggalkan keraton guna menyelamatkan diri. sayangnya, ganasnya lautan memisahkan mereka. Sehingga, ketiga keturunan Iskandar Zulkarnain itu harus menapaki jejak langkahnya masing-masing secara terpisah. ...
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Perpustakaan SMK Pembangunan Karangmojo (800-899 Kesusastraan) | 2263 | 800 AMR m | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 800 AMR m
- Penerbit
- Yogyakarta: Sabil, 2012
- Deskripsi Fisik
- 344 hlm.; 13,5 x 20 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-7679-14-3
- Klasifikasi
- 800 AMR m
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cet. 1, 2012
- Subjek
- kesusastraan
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Amran S.N.
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah