Layanan bimbingan literasi informasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemustaka untuk membimbing siswa, guru, dan warga sekolah agar mampu mencari, menilai, menggunakan, dan mengomunikasikan informasi secara efektif dan etis. Dengan layanan ini, perpustakaan sekolah tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran literasi dan informasi.
Tujuan layanan literasi informasi
- Membekali siswa kemampuan menemukan informasi yang benar dan relevan
- Melatih kemampuan berpikir kritis dalam menilai sumber informasi
- Menumbuhkan kesadaran etika informasi (menghindari plagiarisme)
- Membantu siswa menggunakan informasi untuk menyelesaikan tugas
- Meningkatkan kemampuan belajar melalui penggunaan berbagai sumber belajar
Bentuk dan jenis kegiatan layanan bimbingan literasi informasi di STEMBAKA Pustaka
- Orientasi perpustakaan dan sumber informasi seperti pengenalan fasilitas, koleksi dan layanan perpustakaan kepada siswa baru
- Pelatihan penelusuran informasi seperti bimbingan cara mencari informasi di buku, ensiklopedia, dan internet
- Bimbingan evaluasi sumber informasi seperti diskusi atau simulasi
Manfaat layanan bimbingan literasi informasi
- Siswa lebih mandiri dan kritis dalam mencari informasi
- Guru terbantu dalam mengintegrasikan literasi ke dalam pembelajaran
- Perpustakaan menjadi pusat kegiatan literasi aktif
- Sekolah mendukung Gerakan literasi sekolah (GLS) secara nyata